Cara Membuat Cerpen Untuk Pemula Yang Baik dan Benar

Cara Membuat Cerpen Untuk Pemula Yang Baik dan Benar di Ruangbaca.id. Artikel tayang Mei 14, 2019 Dipost oleh Yoga Pratama in Pendidikan.

cara membuat cerpen untuk pemula
cara membuat cerpen untuk pemula

Download by size:Handphone Tablet Desktop (Original Size)

Ruangbaca.id – Ada banyak yang tanya, bagaimana sih Cara Membuat Cerpen Untuk Pemula? Sebenarnya Cerpen atau Cerita Pendek ini sangat mudah untuk dipelajari.

Semua cara yang disampaikan rata rata baik dan benar. Namun, apakah bisa diimplementasikan dengan baik dan benar pula oleh kita.

Baik dalam hal ini tentang bagaimana cara membuat cerpen untuk pemula, atau sekedar cara membuat pembukaan cerpen yang menarik.

Ini juga akan memudahkan kita dalam cara membuat cerpen untuk lomba. Intinya adalah kita juga bisa memanfaatkannya sebagai salah satu cara membuat cerpen yang menarik untuk dibaca.

Atau memaksimalkan naskah yang ada, misalnya, cara membuat cerpen dari puisi di microsoft word. Baik untuk anak SD, SMP, SMA, ataupun umum.

Baiklah, singkat ceritanya seperti ini tentang cara membuat cerpen untuk pemula yang bisa kita pelajari lebih lanjut beserta contoh cerpen yang baik dan benar.

Apa Yang Dimaksud Dengan Cerpen?

Cerpen adalah sebutan dari cerita pendek yang merupakan sebuah cerita rekaan yang tertulis mengandung alur/plot, dan pesan tertentu. Adapun jumlah karakternya tidak terlalu panjang.

Cerpen juga disebut sebagai salah satu jenis karya sastra, prosa naratif fiktif, baik sebagai kisah atau cerita kehidupan seorang manusia, maupun sebagai karangan fiktif yang berfokus pada suatu tokoh saja.

Cerita pendek yang bagus dan menarik, biasanya cerpen yang sukses mengandalkan teknik teknik sastra, misalnya, seperti tokoh, plot, bahasa, teman dan insight yang lebih luas dibandingkan dengan cerita fiksi yang lebih panjang seperti novel.

Sebab, cerpen merupakan sebuah gambaran situasi yang digambarkan dengan singkat, yang cepat tiba pada tujuannya.

Cara Menulis Cerpen dan Contohnya

Ada beberapa cara dalam menulis cerpen untuk pemula dengan mudah dan sederhana. Cara cara yang tak menyulitkan para pemula untuk memulai menulis dan melakukan langkah langkah di setiap tulisan cerpen yang akan dibuatnya.

Berikut langkah-langkah yang harus dipahami sebelum, saat dan sesudah menulis cerita pendek:

1. Cara Membuat Ide Cerpen Yang Menarik

Setiap menulis, kita harus memastikan sudah memiliki ide cerita yang akan ditulis. Ide cerita tak melulu harus berpikir hal-hal yang rumit.

Ide cerita bisa kita dapatkan dari kejadian sehari-hari, baik yang dilihat, dialami, ataupun yang didengar. Bahkan, ide ini bisa juga kita jadikan sebagai judul cerita.

Misal; saat melihat seorang pria sedang menghapalkan AL-Qur’an. Itu bisa dijadikan judul: “Pria Penghapal AL-Qur’an”.

Nah itu adalah gambaran sekilas tentang ide cerita dan pengkaitan dengan judul.

Jikalau judul masih kurang tepat, kita sebagai penulis masih bisa menggantinya dengan judul yang lain, dan dipastikan judul kita tidak jauh dari apa yang sudah kita tulis dalam bentuk cerita pendek tersebut.

Saran saya buat list terlebih dahulu untuk Ide Cerpen, di draft. Secara sederhananya sebagai berikut:

  1. Pria Penghapal Al-Qur’an (Idenya dari melihat seorang pria sedang menghapalkan Al-Qur’an)
  2. Suara Rindu (Idenya dari melihat, mendengar, suara suara yang kita ingin bertemu, atau sebuah kesaksian yang dinanti-nantikan).
  3. Resah di Langit Senja (Idenya saat melihat senja “sunset” di sebuah tempat).
  4. Kota Yang Hilang (Idenya berada di kota dengan segala problemanya)

Dan masih ada banyak sekali ide ide yang bisa ditulis. Jika ingin memastikan apakah idenya menarik. Coba riset. Tanya jawab ke teman-teman, atau riset di google seberapa banyak ide ide tersebut ditulis.

2. Cara Menulis Cerpen Dengan Gaya Bahasa Sendiri

Jangan pesimis untuk memulai. Terlebih dalam urusan menulis. Karena pesimis itu penyakit pemula, sehingga enggan memulai tulisannya.

Maka cara membuat cerpen untuk pemula ini mubazir jika kita memulai tulisan dengan hati dan pikiran yang pesimis. Jadi, harus yakin BISA dan MAMPU. Itu kunci dasarnya.

Pesimis menjadi hantu, padahal kita belum pernah mencobanya. Sehingga, rasa pesimis kerap menghantui, takut sekali bahwa karya tulis kita itu tidak sebaik dari karya tulis orang lain.

Ketakutan pemula sehingga menjadi sifat pesimis dalam hal menulis ini biasanya terbentur karena bingung bagaimana memulai tulisan. Yakinlah, jika kita sudah biasa membaca, pastikan kita juga sudah bisa menulis.

Maka dari itu, menulislah dengan gaya bahasa sendiri. Dalam artian sederhana, kita menulis sebisa yang kita bisa tulis. Jangan dipaksakan. Biarkan hasil tulisan kita tersebut mengalir.

Jadi jangan kita paksakan tulisan kita harus lebih bagus dari tulisan Kang Pidi Baiq, atau Tere Liye, atau selucu Raditya Dika, atau bahkan berusaha memaksakan agar gaya bahasa yang ditulis bisa mendayu-dayu ala Kahlil Gibran.

Maka, memulailah menulis dengan gaya bahasa sendiri. Kalau bisanya hanya 2.000 karakter, sudah biarkan, itu sudah bagus dan baik. Tinggal kita menata kembali ribuan karakter lainnya.

Karena itu sudah menuju ke cerpen yang sepanjang 7.000 karakter atau lebih.

3. Cara Membuat Paragraf Pembuka Dalam Cerita Pendek

Apa yang harus dilakukan pertama kali dalam menitihkan tulisan. Tidak ada kata lain, selain paragraf pembuka. Nah, membuat paragraf pembuka ini pun kita tidak usah terlalu berpikir rumit-rumit.

Namun, kita harus menggarisbawahi bahwasannya paragraf pembuka adalah bagian yang penting, sebagaimana kita telah menentukan judul cerpen.

Karena itu, paragraf pembuka ini harus dibuat menarik, seperti judul. Karena, ada tidaknya seseorang akan membaca dan begitu tertarik membaca apa yang telah kita tulis itu pertama kali dimulai di paragraf pembuka.

Buat pembaca terus terpancing dengan tulisan kita. Contohnya sebagai berikut:

cara membuat cerpen untuk pemula
Cara Membuat Cerpen Untuk Pemula | Ruangbaca.id

Contoh Kalimat Pembuka Cerpen Yang Menarik

“Kopi.. Kopi..”

Sudah ribuan liter kopi ia habiskan. Masuk kerongkongan mengalir terbuang percuma. Sementara serbuk hitam tersisa menjadi cerita dalam setiap tegukan. Tak ada yang berani menjamahnya hingga tuntas, kecuali si pelukis gila yang menggunakan sisa ampas kopi hitam ini dan menjadikannya guratan racun yang ada di dunia.

Rumi si penikmat kopi dan pelukis yang masih diberi nyawa oleh Tuhannya. Hampir mati dalam bencana mematikan 2004 silam. Gempa bumi Samudra Hindia dengan guncangan berskala 9,1 – 9,3 skala kekuatan Moment dan IX (Violent) dalam skala intensitas Mercalli, tetanggal 26 Desember 2004, tepat di pukul 08:53 UTC.

4. Cara Membuat Alur dan Plot Cerpen Yang Menarik

Ketika semua bagian di atas sudah dipastikan keamanan dan kenyamanannya, mari kita lanjutkan paragraf yang telah ditulis.

Kita juga harus memastikan telah merangkai kejadian demi kejadian. Dialog demi dialog. Narasi demi narasi. Dengan demikian, alur dan plot akan terbentuk dengan sendirinya.

Jadi cara yang paling mudah adalah, tuliskan apa saja yang ada di isi kepala dengan cara yang mudah dilakukan, tanpa takut salah.

Misal, saya menuliskan apa yang di isi kepala saya di sebuah catatan handphone, yang nantinya akan saya jadikan satu dalam lembar kerja saya untuk menulis cerita.

Dengan cara demikian diharapkan kita bisa lancar dalam menulis. Konsepnya sebagai berikut:

Judul CerpenParagrafHALAMANDESKRIPSI ISI
Pria

Penghapal Al-Quran

  1. 1 – 3 Awal melihat sosok pria penghapal Al-Quran
  2. 4-5 Penasaran siapa pria penghapal Al-Quran tersebut
  3. 6 – dst Merasa malu…

 

5.
  1. Suara merdu mengaji terdengar sepanjang jalan yang menghubungkan surau.
  2. Angin yang semilir semakin membuat suara pria yang mengaji itu menggetakan hati dan pikiran.
  3. Rasa penasaran menghimpun, dan diam-diam ingin tahu siapakah pria itu?
  4. Oh ternyata, seorang mualaf ……
  5. Ia baru mengenal islam. Tapi sudah menjadi penghapal Al-Quran.
  6. Sungguh aku merasa malu, karena…..
  7. ……

5. Cara Membuat Konflik dan Penyelesaian Pada Cerpen

Sama halnya pada penjelasan nomor 4 di atas. Kita juga harus memastikan dalam cerita yang kita tulis ada konflik dan penyelesaian konfliknya. Jangan biarkan cerita yang ditulis monoton. Buat semenarik mungkin.

Contohnya:

“Aku miskin. Tapi jangan biarkan saudara kita mati dengan bencana dan kemiskinan. Jika aku manusia, inilah ujianku sebagai manusia,” Rumi dan Joni pun pergi. Begitu sang kolektor.

Joni dan Rumi menuju Lampung, menyaksikan sebuah kejadian, lagi dan lagi, memori yang pernah mereka alami 2004 lalu. Bahkan hampir merenggut nyawanya.

6. Cara Membuat Ending Cerpen Yang Menarik

Penutup cerita juga sangat penting. Kenapa? Karena sebuah cerita menjadi lengkap jika pada paragraf penutup mampu mempengaruhi pikiran pembaca.

Jika bagian ending-nya bagus, maka cerpen pun bisa terdongkrak menjadi cerpen yang bagus. Bisa saja kita menjadikan ending pada cerpen yang ditulis dengan ending tertutup, ending terbuka, maupun ending yang mengejutkan.

Contoh di atas, termasuk ending cerpen yang menarik yang saya tulis.

7. Tips Setelah Cerpen Selesai Dibuat

Ada beberapa tips setelah cerpen selesai dibuat kita harus bagaimana. Hal ini bisa kita lakukan untuk memperabaiki tulisan yang telah dibuat.

Di antaranya hal hal yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Mengendapkan tulisan dan mengedit tulisan

Cerpen sudah ditulis, lalu apa yang harus dilakukan? Nah, tidak ada kata lain selain melihat lagi cerpen yang sudah ditulis, dan dibaca kembali.

Nah, pada fase ini juga dilakukan masa pengendapan. Kok pengendapan? Ya, pengendapan yang dimaksud adalah pemberian jeda sebelum di edit.

Karena pada fase jeda ini kita akan lebih teliti dalam melakukan editing. Jadi tidak terkesan terburu-buru yang menyatakan cerpen kita sudah baik, ternyata masih ada tulisan yang salah.

Sehingga, pada fase jeda ini juga kita dituntut untuk kembali membaca berulang-ulang.

Setelah fase pengendapan, yang bisa saja lama dan bisa saja singkat tersebut, kita penulis harus mengedit tulisan.

Baca lagi, dan tandai dan ubah baik kesalahan tanda baca, ketepatan penggunaan EYD, masuk akal atau tidak cerita yang ditulis, dan hal-hal yang diperlukan untuk di edit. Editlah secukupnya dan sebaik-baiknya.

2. Teruslah menulis

Selesai menulis cerpen, tulislah cerpen lainnya. Jangan cepat puas. Terlebih ada yang bilang cerpen kita bagus.

Begitu juga ketika cerpen sudah berhasil masuk media masa, dan mendapatkan royalti dari penerbitan, jangan juga cepat puas. Tulis lagi, belajar lagi, tulis lagi, demikian seterusnya sampai mahir.

Baca Juga: Cara Menjadi Juara Kelas, Kayak Mana? Ikuti Tips Berikut

Itulah cara membuat cerpen untuk pemula yang paling mudah dilakukan dan inshallah jika di asah akan menjadi cerita pendek yang menarik.

Selamat mencoba. Yuk nulis… Terimakasih. Salam.

3 Responses for Cara Membuat Cerpen Untuk Pemula Yang Baik dan Benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *